Otomotif

Tesla 3 Dipilih Sebagai Mobil Patroli Departemen Kepolisian New York

Kepolisian New York baru-baru ini menambahkan mobil listrik dari perusahaan Tesla kedalam daftar armada patrol mereka.

Tipe mobil yang dimasukan adalah Tesla model 3, model ini sendiri merupakan model yang paling terjangkau dan juga populer untuk sebuah mobil listrik.

Departemen kepolisan semakin tertarik dengan mobil listrik, hal tersebut dikarenakan biaya operasional untuk mobil listrik ini cenderung rendah.

NYPD sendiri bukanlah departemen kepolisian pertama di AS yang memiliki mobil listrik untuk operasional.

Mereka juga memiliki Tesla Model Y yang terkesan lebih premium, jika dibandingkan dengan Model 3 yang terkesan lebih sporty.

Walaupun Model 3 merupakan mobil listrik, tenaga yang dihasilkan juga tidak main-main, mobil ini bisa melesat 100 km/jam dalam waktu kurang dari 3 detik, waktu ini sendiri merupakan bagian dari region supercar.

Untuk sekali isi daya penuh, mobil ini bisa berjalan sejauh 560km, tentu jarak seperti itu akan sangat terlihat hemat jika kita melihat dari sisi pengisian daya ulangnya.

Dari segi kecepatan, batas kecepatan tertinggi dari Model 3 ini adalah 260 km/jam yang bearti mobil ini bisa mengungguli mobil-mobil lainnya.

Tesla pun segera mengeluarkan truk listrik Tesla Cybertruck, yang disebut-sebut telah dipesan kepolisian Dubai.

Berdasarkan data Tesla Inc., mobil listrik Tesla Model 3 adalah yang terlaris saat ini di seluruh dunia. Baru-baru ini CEO Tesla Inc. Elon Musk menyatakan model yang lebih terjangkau sedang dikerjakan.

Di Indonesia sendiri Tesla Model 3 iini sudah masuk sekitar 2 tahun di Indonesia, yaitu pada tahun 2019.

Mobil ini diimport langsung oleh salah satu showroom mobil mewah di Jakarta yaitu Prestige Motorcars.

“Kami tentunya melakukan diversifikasi produk dengan akan memperkenalkan varian Tesla paling terjangkau, yaitu Tesla Model 3 akhir Agustus ini,” ujar Rudy.

Lantas berapa haganya? Menjawab pertanyaan itu kata Rudy, banderol Tesla model 3 diklaim akan lebih murah ketimbang model S dan X yang dibanderol Rp 2 miliar lebih.

Namun Rudy masih enggan menyebut pasti berapa harga Tesla model 3 untuk pasar Indonesia.

“Tesla Model 3 sedan kecil. Kisaran tetap di atas Rp 1 miliar tapi belum keluar harga pasnya berapa masih di hitung,” ucapnya. “Kisaran harganya akan jauh di bawah Modal S dan X.”

Di Cina, Tesla Model 3 dijual dengan harga 328 ribu yuan atau setara Rp 659,3 juta.

Perkembangan mobil listrik di Indonesia sendiri mulai terlihat bibit-bibitnya, terbukti dengan adanya disediakan docking untuk pengisian daya ulang di beberapa tempat seperti GBK.

Namun sayangnya, banyak orang di Indonesia yang belum tertarik dengan konsep mobil listrik karena yang terpikir adalah biaya listrik yang mahal.

Selain biaya listrik yang mahal, untuk pajaknya sendiri mobil listrik di Indonesia masih dikategorikan sangat tinggi.

Untuk kamu yang memang ingin membeli mobil listrik namun belum cukup dana untuk meminang Model 3, kamu bisa mencari alternative lainnya seperti produsen Hyundai yang juga mengeluarkan tipe mobil listrik mereka.

Jika dirasa kamu takut mobil listrik ini akan bermasalah, saat ini juga sudah banyak mobil yang berjenis hybrid dimana mereka menggabungkan antara mesin bensin dan juga listrik.

Sehingga orang bisa mendapatkan gambaran dasar terlebih dahulu dari penggunaan mobil listrik di masa depan nantinya.

Anda mungkin juga suka...