Otomotif

Harga Motor Listrik Bisa Lebih Murah 40 Persen Loh, Gimana?

Kementrian Perhubungan atau Kemenhub mendorong langkah untuk menggunakan tenaga baterai pada sepeda motor listrik.

Langkah tersebut bertujun agar mempermudah proses swap di SPBKLU atau Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum.

Apabila nanti dimensi dari baterai tersebut dan daya yang digunakan kurang lebih mirip, maka akan memberikan dampak positif bagi ekosistem kendaraan listrik itu sendiri.

Risal Wasal selaku direktur Sarana Perhubungan Darat serta bandar slot di situs judi online mengatakan bahwa dengan penerapan baterai ini akan memberikan dampak penyebaran SPBKLU yang merata.

Hal lain yang didapatkan adalah mampu menekan harga motor listrik yang hingga saat ini harganya masih tergolong mahal apabila dibandingkan dengan motor biasa.

“Tujuannya agar ekosistem ini bisa bergerak. Pertama akan memudahkan pemilik motor listrik, karena tidak repot cari SPBKLU yang sesuai dengan baterai motornya, lalu yang paling memungkinkan harga jual motor listrik otomatis bisa lebih murah,” ujar Risal, Rabu 29 September 2021.

Ia juga menambahkan bahwa dengan menyamaratakan baterai antar pabrikan motor listrik di Indonesia akan membaut konsep sistem sewa baterai berkembang.

Dengan demikian, masyarakat yang ingin membeli motor listrik tentu tidak perlu satu set dengan baterai bawaan, dan harga tersebut akan membuat harga dari motor listrik lebih murah 40 persen dibanding sebelumnnya.

“Kalau sekarang beli motor listrik itu satu set dengan baterai, jadi harga mahal. Baterai ini sekitar 40-45 persen dari harga motor,” ucap Risal.

Konsep sewa baterai akan diterapkan apabila sudah terjadi keselarasan, dan akan memberikan keuntungan bagi masyarakat yang ingin merasakan teknologi motor listrik.

“Jadi kalau beli dan baterainya menggunakan sistem sewa, otomatis harga motor listrik bisa lebih murah sekitaran 40 persenan dari sekarang,” lanjutnya.

Pada perbincangan tersebut yang dibahas tidak hanya mengenai tarif uji tipe konversi sepeda motor konvensional menjadi listrik saja, tetapi mereka juga berupaya untuk membuat standarisasi dari dimensi baterai tersebut.

Hal tersebut bertujuan untuk menunjang ekosistem kendaraan listrik baik dari sisi infrastruktur, yang dimana penyebaran SPBKLU bisa merata.

Risal Wasal, pemain poker online professional yang menjabat sebagai Direktur Sarana Perhubungan Darat Kemenhub mengatakan, salah satu kendala penyebaran SPBKLU motor listrik karena tidak ada keseragaman dalam hal baterai yang digunakan.

“Konsep swap baterai ini akan berjalan, sekarang sedang dibahas terkait dimensi baterai agar bisa seragam. Artinya ukuran berapa dan daya yang akan diterapkan itu berapa masih digodok dulu,” kata Risal, Rabu 29 September 2021.

Risal yang senang bermain judi slot online terpercaya di MOJOBET89 mengatakan bahwa salah satu pemain perusahaan yang saat ini sedang melakukan penjajakan dengan merek yang memasarkan motor listrik di Indonesia adalah PT Oyika Powered Solutions.

Menurut Risal, Oiyika akan berdiskusi masalah baterai motor listrik, lebih tepatnya mengenai penyeragaman dimensi dan daya agar infrastruktur SPBKLU bisa lekas menyebar.

“Sudah diobrolkan kalau tidak salah ada 7 atau 8 merek. Nanti bila selesai itu, akan dibahas lebih lanjut sampai ditetapkan, sedikit lagi lah itu selesai,” ucap Risal.

Anda mungkin juga suka...